UniSphere

Author Archives

Meriahnya Acara Pembukaan Pameran Kelistrikan Indonesia 2013

Direktur Utama PT PLN (Persero), Nur Pamudji secara resmi membuka acara Pameran Kelistrikan Indonesia 2013, bertempat di Grand Ballroom Grand City Convention Center Surabaya. Acara ini dibuka dengan upacara pembukaan yang cukup meriah, dengan menyuguhkan tarian Jawa Timur yang turut menghibur sekitar 1200 undangan yang hadir.

Pada kata sambutannya, Nur Pamudji yang sekaligus membuka acara pameran kelistrikan ini mengungkapkan bahwa pada kegiatan kali ini yang mengangkat tema “Optimalisasi Tingkat Kandungan Lokal di Industri Ketenagalistrikan“, beliau mengungkapkan bahwa PLN akan mendukung dan juga memaksa penuh kepada para stakeholder untuk lebih mengunakan produk-produk dalam negeri yang kiranya akan menambah tingkat pertumbuhan ekonomi dari bangsa kita sendiri. Beliau juga mengutip petikan bait dalam lagu Indonesia Raya “Bangunlah Jiwanya… Bangunlah Badannya… Untuk Indonesia Raya” dengan menambahkan bahwa "kita semua harus mulai membangunkan jiwa dan badan kita lalu bersama berlari untuk Indonesia".

Simbolis pembukaan acara dilakukan sangat modern, berbeda dengan kebanyakan acara pembukaan. dimana seremoni pembukaan acara dilakukan dengan mengunakan teknologi multimedia yang ditampilkan dalam layar besar dimana Dirut PLN menyentuh permukaan layar yang mengambarkan membuka kunci pintu dengan menempatkan telapak tangannya, dan acara pun dibuka dengan sambutan tepuk tangan.


Pameran Kelistrikan 2012 Meriah dan Sukses

Majalah Listrik Indonesia yang berada di bawah divisi Publishing  PT Murtila Promosindo, kembali dipercaya menyelenggarakan kegiatan Pameran dan Seminar Kelistrikan 2012. Pameran yang digelar pada Kamis–Jum’at, 22 – 23 November 2012 di Hotel Harmoni One, Batam tersebut berlangsung sukses.

Diikuti oleh 70 perusahaan dari berbagai sektor industri ketenagalistrikan lokal maupun multinasional, antara lain PT ALSTOM Indonesia, PT Medco Power Indonesia, PT Wartsila Indonesia, PT Zug Industry, dan PT Rekayasa Industry.

Khusus pada kegiatan pameran di lantai 6, Ballroom Hotel Harmoni One terdapat hal sangat menarik. Pasalnya, selain ramai dengan aktifitas transaksi antara pihak marketing masing-masing booth dengan pengunjung, suasana di area pameran juga terlihat semarak oleh penampilan group band yang cukup menghibur.

Suasana pameran menjadi lebih meriah dengan adanya talk show dari sejumlah perusahaan, peserta pameran terkemuka di sektor ketenagalistrikan, seperti BNI Syariah, PT Wartsila Indonesia, PT Sucaco, Wijaya Karya, PT PP, dan PT Medco Power Indonesia.

Talk show yang digelar di stage area terlihat lebih hidup dan interaktif karena dipandu oleh moderator sekaligus MC nan energik yang cukup berpengalaman. Dalam dialog tersebut seluruh peserta yang hadir bertanya dan mendapatkan hadiah goody bag menarik persembahan dari booth-booth perusahaan peserta talk show. Kemeriahan dan tepuk tangan dari seluruh audience pun membahan di area seluas 2.000 meter persegi tersebut.

Menurut CEO Majalah Listrik Indonesia, Irwadhi Marzuki,  Pameran dan Forum Bisnis di Batam adalah rangkaian Hari Listrik Nasional ke 67. Listrik indonesia sebagai pihak penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada semua peserta pameran. “Harapan kami untuk tahun 2013 rencananya pameran kelistrik-an akan diselenggarakn di Surabaya dengan mengangkat masalah industri manufaktur dan energi”, jelasnya.

Kemeriahan suasana di area pameran mencapai klimaks saat closing remark yang dilakukan oleh Direktur Operasi Indonesia Barat PT PLN (Persero), Harry Jaya Pahlawan. Sebelum secara resmi pameran ditutup, para peserta pameran dan pengunjung dihibur oleh suara emas Harry Jaya Pahlawan yang juga sebagai Ketua Umum MKI (Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia) yang melantunkan sebuah lagu berjudul Vision – Cliff Richard. Selain direksi PT PLN (Persero), dalam closing remark hadir pula Sekretaris Perusahaan PT PLN, Kurnia Ramdhani dan Direktur Utama PT PLN Batam, Dadan Kurniadipura.           

Kondisi dan suasana seperti tu membuat sejumlah peserta merasa terkesan dan menyatakan keinginannya untuk kembali turut serta di ajang Pameran dan Seminar Kelistrikan yang digelar PT PLN (Persero) sebagai rangkaian dari Peringatan Hari Listrik Nasional pada tahun-tahun berikutnya. Hal ini terungkap saat tim penyelenggara melakukan peninjauan ke setiap booth di area pameran.

“Mohon diinformasikan rencana penyelenggaraan Pameran dan Seminar Kelistrikan kepada kami lebih awal, mengingat keikutsertaan kami saat ini (Jum’at, 23 November 2012) terbilang kurang matang karena waktunya pendek. Makanya kami hanya dapat booth berukuran standard. Kami berencana untuk kembali turut serta sebagai peserta pada pameran berikutnya,” ucap Victor Gunawan, penanggung jawab stand PT Ines.


K3 EXPO dan SEMINAR Berlangsung Sukses

Dalam rangka melaksanakan pengenalan budaya K3 ke masyarakat, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan DK3N, menunjuk PT Murtila Promosindo untuk melaksanakan kegiatan K3 Expo dan Seminar 2012. Kegiatan yang dilaksanakan pada 24-26 April 2012 tersebut berlangsung sukses.

Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), tidak selalu berjalan mulus. Malah pada kebayakan perusahaan, bidaya K3 masih dianak tirikan dan seringkali diartikan sebagai penghambat proses produksi.  Padahal K3 tidak sulit diimplementasikan dan  tidak membutuhkan biaya yang besar. Dalam jangka panjang, K3 sebenarnya bertujuan agar karyawan tetap  tenang dalam bekerja sekaligus mampu meningkatkan produktivitas.

Untuk meningkatkan pemahaman dan budaya K3 di perusahaan, Kementerian Tenaga Kerja & Transmigrasi RI dan Dewan K3 Nasional pada  24-26 April 2012 di SMESCO Convention Center Jakarta, menggelar K3 Expo dan Seminar 2012 . Dipercaya sebagai pelaksana kegiatan adalah PT Murtila Promosindo.

Ajang tersebut  merupakan pameran K3 terbesar di Indonesia. Dengan mengambil tema “Saling Peduli Wujudkan Budaya K3”, pameran ini sukses  dilaksanakan. Diharapkan dengan kegiatan tersebut, tingkat kesadaran masyarakat  menuju Indonesia Berbudaya K3 tahun 2015 dapat sesuai harapan.

Menurut Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Drs H.A. Muhaimin Iskandar M.Si, pihaknya telah melakukan  usaha-usaha nyata bersama dengan pemangku kepentingan (stake holder) melalui kegiatan baik strategis, promotif maupun implementatif untuk lebih membudayakan K3 di masyarakat.

Sementara, Ketua Dewan K3 Nasional, Dr. Ir. Waluyo, menyatakan, K3 EXPO & Seminar 2012 merupakan salah satu upaya strategis dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI untuk menggalakkan budaya K3. Dia menambahkan, pihaknya ingin memberikan yang terbaik kepada seluruh peserta pameran, para undangan maupun masyarakat yang akan hadir dalam K 3 EXPO & SEMINAR 2012.

Selain pameran,  dalam K3 EXPO & Seminar 2012 dihadirkan  Zero Accident Award & SMK3, Klinik K3, Demo K3, Presentasi Produk, Gathering Asosiasi dan komunitas K3, Fashion Show K3, Hiburan dan Door prize.

Zerro Accident Award diberikan kepada 1000 perusahaan yang konsisten dan berdedikasi membudayakan K3. Award diberikan langsung oleh Menakertrans. 

Irwadhi Marzuki, Managing Director MURTILA Promosindo sebagai ketua panitia K3 Expo bersyukur acara ini dapat berjalan sukses. “Agar edukasi tentang pentingnya implementasi K3 di setiap aktivitas kehidupan terutama dunia kerja bisa terus berlangsung. Sehingga dengan sendirinya budaya K3 dapat tercipta di setiap individu dan masyarakat, “ ujarnya. 


Pameran Kelistrikan Indonesia 2010 Tonggak Awal PLN Menuju Perubahan

Bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional ke-65 dan pelaksanaan Program Satu Hari Sejuta Sambungan tercatat di Rekor MURI, PT PLN (Persero) menunjuk PT Murtila Promosindo untuk melaksanakan kegiatan Pameran Pameran Kelistrikan Indonesia 2010 yang bertema 'PLN dalam Perubahan'. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan sukses.

Pameran Kelistrikan Indonesia 2010 yang bertema 'PLN dalam Perubahan' berjalan sukses. Namun kesuksesan itu baru langkah awal PLN menuju tercapainya agenda lebih besar lainnya. Bertempat di Parkir Timur Senayan, kegiatan Pameran Kelistrikan Indonesia 2010, digelar sejak 24-27 Oktober 2010. Kegiatan tersebut berlangsung meriah sejak hari pertama hingga akhir kegaiatan.

Sejak hari pertama, pada 24 Oktober 2010, acara dimulai ketika jarum jam masih menunjukkan pukul 06.00 WIB. Kendati kendaraan yang lalu lalang di wilayah DKI Jakarta, namun hari Minggu tepat 24 Oktober 2010 tersebut, kawasan Parkir Timur Senayan, justru penuh kesibukan lebih marak. Ratusan orang yang mengenakan kaus putih bergaris hijau memenuhi kawasan parkir tersebut.

Ratusan orang mengenakan kaos bertuliskan ‘Pameran Kelistrikan Indonesia 2010’ dari waktu ke waktu terus bertambah. Mereka berkumpul dan berbaris di area parkir Timur Senayan. Tak lama kemudian, suara pengumuman terdengar yang menjelaskan bahwa senam bersama dimulai. Para peserta senam yang terdiri dari karyawan PLN dan keluarga semakin antusias saat pemandu senamnya seorang instruktur aerobik terkemuka Vicky Burky mulai memberi komando.

Dengan iringan musik, Vicky mengajak dan memandu para peserta senam menggerakkan tubuh mereka. Tampak peserta senam antusias dan wajah mereka terpancar ceria. Selain bisa berolahraga bersama, mereka pun bisa menghilangkan kepenatan dan kejenuhan dari kesibukan rutinitas bekerja. Tak hanya itu, mereka juga bisa bersenang-senang dengan keluarga karena para karyawan PLN mengajak anggota keluarga mereka.

Setelah senam, para peserta yang mengenakan kaus putih dipadu garis hijau itu kembali dihibur pertunjukan musik. Dari atas panggung terbuka setinggi dua meter, grup musik dan penyanyinya melantunkan lagu yang membuat sekelilingnya makin semarak. Karyawan PLN dan keluarganya betul-betul mendapat hiburan yang memuaskan. Itupun belum usai. Setelah aksi live music, panitia penyelenggara membagikan door prize.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Pameran Kelistrikan Indonesia 2010. Pameran yang digelar empat hari itu merupakan bagian dari peringatan Hari Listrik Nasional ke-65.
Dalam sambutannya, Dirut PT PLN (Persero) Dahlan Iskan mengaku sangat gembira melihat besarnya antusiasme masyarakat dalam Pameran Kelistrikan 2010 tersebut. “Saya tadi malam baru tiba dari Hongkong. Pagi ini (Minggu, 24/10) sudah hadir untuk mengikuti acara Pameran Kelistrikan 2010 ini,” tuturnya.

Selepas pembukaan pameran yang ditandai dengan pelepasan ratusan balon udara yang bertuliskan ‘Pameran Kelistrikan Indonesia 2010’, Dahlan mengunjungi sejumlah stan peserta pameran. Wajahnya tak menunjukkan kelelahan padahal dia baru melakukan perjalanan jauh. Saat mengunjungi stan, dia juga melakukan dialog interaktif dengan peserta pameran.

Pameran kelistrikan bukan semata mengundang peserta pameran dan masyarakat. Yang lebih penting, pameran bisa menjadi saksi bagaimana perkembangan dan pertumbuhan dunia kelistrikan nasional. Sebagai sebuah perusahaan negara yang melayani masyarakat, PLN dituntut untuk memegang teguh profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Dengan spirit menuju perubahan, Dahlan menegaskan semua pihak siap terus mengikis praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Perubahan lain yang menjadi prioritas PLN adalah menekan biaya produksi. Untuk itu, pria yang murah senyum itu menyatakan pihaknya siap mengimplementasikan good corporate governance (GCG).

Tak pelak lagi, ketersediaan listrik menjadi faktor esensial untuk menarik kalangan investor.
“Kami mengundang investor ke kawasan Indonesia Timur,” kata Direktur Operasional Indonesia Timur PT PLN Vickner Sinaga di sela pameran kelistrikan. Untuk membantu investor mengembangkan kawasan Timur Indonesia, PLN harus berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur kelistrikan di sana.

Pada penutupan pameran, 27 Oktober 2010 yang bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional ke-65, secara bersamaan PLN juga menggelar Program Satu Hari Sejuta Sambungan. Secara serentak, pada Rabu (27/10), PLN menggelar satu juta sambungan listrik baru bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Kegiatan ini mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).